Alat Ukur Listrik Amperemeter dan Voltmeter

1. Kuat Arus Listrik dan Amperemeter

Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu penampang dalam satuan waktu.

  • Alat Ukur: Amperemeter.
  • Satuan: Ampere (A).
  • Pemasangan: Wajib dipasang secara seri dengan komponen yang akan diukur.
  • Alasan: Amperemeter memiliki hambatan dalam yang sangat kecil, sehingga seluruh arus listrik harus melewati alat ini tanpa mengubah total hambatan rangkaian.
2. Tegangan Listrik (Beda Potensial) dan Voltmeter

Tegangan listrik adalah perbedaan energi potensial listrik antara dua titik dalam sebuah rangkaian.

  • Alat Ukur: Voltmeter.
  • Satuan: Volt (V).Pemasangan: Wajib dipasang secara paralel di ujung-ujung komponen yang akan diukur.
  • Alasan: Voltmeter memiliki hambatan dalam yang sangat besar, sehingga arus listrik tidak akan masuk ke dalam voltmeter dan fungsi komponen tidak terganggu.
3. Cara membaca nilai yang terukur dari amperemeter
Hasil Ukur =
skala ditunjuk skala maksimum
x Batas Ukur

Pada gambar ampermeter di atas

Hasil Ukur = 25 x
20 50
= 10 A
CONTOH

Seorang siswa melakukan penyelidikan untuk menentukan hambatan sebuah kawat dengan menghubungkannya pada 3 baterai yang berbeda tegangannya. Hasil pengamatan masing-masing terlihat pada Gambar

Tentukan nilai yang terbaca pada ampermeter dan voltmeter

V = (4,8/12) x 6 volt = 2,4 volt
I = (4/6) x 0,6 ampere = 0,4 ampere
LATIHAN SOAL
Seorang siswa melakukan penyelidikan untuk menentukan hambatan sebuah kawat dengan menghubungkannya pada 3 baterai yang berbeda tegangannya. Hasil pengamatan masing-masing terlihat pada Gambar