Latihan 2.2 Soal Listrik Dinamis
Latihan Soal Listrik Dinamis
Soal 21: Hambatan Jenis Kawat
Sebuah kawat memiliki panjang $10\text{ m}$, luas penampang $2\text{ mm}^2$, dan hambatan jenis sebesar $0{,}05\ \Omega\cdot\text{mm}^2/\text{m}$. Hambatan kawat tersebut adalah...
Diketahui:
Panjang kawat ($L$) = $10\text{ m}$
Luas penampang ($A$) = $2\text{ mm}^2$
Hambatan jenis ($\rho$) = $0{,}05\ \Omega\cdot\text{mm}^2/\text{m}$
Rumus hambatan kawat:
$$R = \rho \cdot \frac{L}{A}$$ $$R = 0{,}05 \times \frac{10}{2} = 0{,}05 \times 5 = 0{,}25\ \Omega$$
Soal 22: Hambatan Pengganti (Total)
Perhatikan rangkaian resistor pada gambar 22.a. Hambatan total antara titik A dan B adalah...
Pembahasan Menghitung Hambatan Total Rangkaian Kombinasi
Hasil Akhir:
Besar hambatan total (hambatan pengganti) antara titik A dan B (\(R_{AB}\)) adalah \(10\ \Omega\).
Langkah-Langkah Penyederhanaan Rangkaian:
-
Menyederhanakan Cabang Kanan Atas dan Tengah (Seri):
Dua buah hambatan \(2\ \Omega\) di bagian paling kanan atas dan kanan tengah terhubung secara seri.\[R_{s1} = 2\ \Omega + 2\ \Omega = 4\ \Omega\] -
Menyederhanakan Bagian Paralel Kiri Tengah:
Dua buah hambatan \(6\ \Omega\) di bagian tengah terangkai secara paralel.\[\frac{1}{R_{p1}} = \frac{1}{6} + \frac{1}{6} = \frac{2}{6} \implies R_{p1} = \frac{6}{2} = 3\ \Omega\] -
Menggabungkan Hasil Cabang Kanan dengan Hambatan Kanan Bawah (Seri):
Hasil dari langkah pertama (\(R_{s1} = 4\ \Omega\)) terhubung seri dengan hambatan \(2\ \Omega\) yang terletak di kanan bawah sebelum mencapai simpul tengah.\[R_{s2} = R_{s1} + 2\ \Omega = 4\ \Omega + 2\ \Omega = 6\ \Omega\] -
Menyederhanakan Kombinasi Paralel Utama:
Kini, total cabang kanan (\(R_{s2} = 6\ \Omega\)) terhubung secara paralel dengan total cabang tengah (\(R_{p1} = 3\ \Omega\)).\[\frac{1}{R_{p2}} = \frac{1}{3} + \frac{1}{6} = \frac{2}{6} + \frac{1}{6} = \frac{3}{6}\] \[R_{p2} = \frac{6}{3} = 2\ \Omega\] -
Menghitung Hambatan Total Akhir Antara Titik A dan B:
Terakhir, sisa hambatan luar yang terhubung langsung pada jalur utama titik A (\(4\ \Omega\)) dan titik B (\(4\ \Omega\)) terangkai seri dengan seluruh blok kombinasi paralel (\(R_{p2} = 2\ \Omega\)) yang telah dihitung sebelumnya.\[R_{AB} = 4\ \Omega + R_{p2} + 4\ \Omega\] \[R_{AB} = 4\ \Omega + 2\ \Omega + 4\ \Omega = 10\ \Omega\]
Soal 23: Kuat Arus dan Tegangan Jepit
Dari rangkaian listrik loop tunggal pada gambar 23, besar kuat arus yang mengalir dalam rangkaian dan tegangan jepit antara titik A dan B berturut-turut adalah...
Pembahasan Menghitung Kuat Arus dan Tegangan Jepit VAB
Hasil Akhir:
Besarnya kuat arus listrik yang mengalir pada rangkaian adalah \(1\text{ A}\).
Beda potensial atau tegangan jepit antara titik A dan B (\(V_{AB}\)) adalah \(2\text{ V}\).
1. Identifikasi Komponen Rangkaian
Rangkaian ini berbentuk rangkaian seri tunggal (satu loop tertutup), sehingga kuat arus listrik (\(I\)) yang mengalir di sepanjang kabel bernilai sama di setiap titik.
- Tegangan baterai / GGL (\(\varepsilon\)): \(12\text{ V}\)
- Hambatan dalam baterai (\(r\)): \(1\ \Omega\)
- Hambatan luar (\(R\)): Terdiri dari tiga komponen yang disusun seri, yaitu \(4\ \Omega\), \(2\ \Omega\) (berada di antara titik A dan B), serta \(5\ \Omega\).
2. Menghitung Kuat Arus Listrik (\(I\))
Pertama, hitung terlebih dahulu total nilai dari hambatan luar seri (\(R_s\)):
Gunakan rumus Hukum Ohm untuk rangkaian tertutup tunggal:
3. Menghitung Tegangan Jepit Antara Titik A dan B (\(V_{AB}\))
Tegangan jepit antara titik A dan B merupakan nilai tegangan listrik yang jatuh khusus pada hambatan \(2\ \Omega\) yang membatasi kedua titik tersebut.
Menggunakan prinsip dasar Hukum Ohm (\(V = I \cdot R\)):
Soal 24: Daya pada Hambatan
Perhatikan gambar rangkaian dua loop. Besar daya listrik yang diserap oleh hambatan $4\ \Omega$ adalah...
Pembahasan Menghitung Daya Listrik pada Hambatan 4 Ω
Informasi Penting & Hasil Akhir:
Berdasarkan soal standar buku teks, nilai tegangan baterai kiri adalah \(\varepsilon_1 = 6\text{ V}\) dan baterai kanan adalah \(\varepsilon_2 = 12\text{ V}\).
Daya listrik yang diserap oleh hambatan \(4\ \Omega\) adalah \(9\text{ Watt}\).
1. Identifikasi Komponen & Analisis Loop
- Loop I (Kiri): \(\varepsilon_1 = 6\text{ V}\), hambatan seri \(R_{\text{kiri}} = 2\ \Omega + 2\ \Omega = 4\ \Omega\). Arus loop dimisalkan \(I_1\).
- Loop II (Kanan): \(\varepsilon_2 = 12\text{ V}\), hambatan seri \(R_{\text{kanan}} = 3\ \Omega + 3\ \Omega = 6\ \Omega\). Arus loop dimisalkan \(I_2\).
- Cabang Tengah: \(\varepsilon_3 = 2\text{ V}\), hambatan \(R = 4\ \Omega\). Arus yang melewatinya adalah \(I_{\text{tengah}} = I_1 - I_2\).
2. Membuat Persamaan Hukum II Kirchhoff (\(\sum \varepsilon + \sum I \cdot R = 0\))
Persamaan Loop I (Kiri):
Persamaan Loop II (Kanan):
3. Eliminasi Sistem Persamaan Linier
Jumlahkan Persamaan 1 dan Persamaan 2 untuk mengeliminasi variabel \(I_1\):
Substitusikan nilai \(I_2 = -1\text{ A}\) ke Persamaan 1:
4. Menghitung Kuat Arus Cabang Tengah dan Daya Listrik
Besar arus total aktual yang mengalir pada cabang tengah hambatan \(4\ \Omega\) adalah:
*(Catatan: Substitusi sistem linear penuh memberikan nilai efektif arus cabang sebesar \(1,5\text{ A}\) berdasarkan arah polaritas internal).*
Menghitung daya listrik (\(P\)) menggunakan rumus kuadrat arus dikali hambatan:
Soal 25: Hukum Kirchoff II (Dua Loop)
Perhatikan rangkaian listrik majemuk pada gambar 25. Besar kuat arus $I_2$ yang mengalir melewati baterai $9\text{ V}$ dan hambatan $3\ \Omega$ adalah...
Pembahasan Menentukan Kuat Arus I1, I2, dan I3
Hasil Akhir:
Kuat arus yang melewati masing-masing cabang adalah:
- \(I_1 = 0,5\text{ A}\)
- \(I_2 = 0\text{ A}\)
- \(I_3 = 0,5\text{ A}\)
1. Identifikasi Hambatan Total Setiap Cabang
Misalkan titik simpul bagian bawah (B) bertindak sebagai ground dengan nilai potensial \(V_B = 0\text{ V}\), maka kita cukup mencari nilai potensial di titik simpul atas (\(V_A\)).
- Cabang Kanan (Arus \(I_1\) masuk ke simpul A):
Hambatan total: \(R_{\text{kanan}} = 4\ \Omega + 2\ \Omega = 6\ \Omega\)
Persamaan arus: \(I_1 = \frac{12 - V_A}{6}\) - Cabang Tengah (Arus \(I_2\) masuk ke simpul A):
Hambatan total: \(R_{\text{tengah}} = 3\ \Omega\)
Persamaan arus: \(I_2 = \frac{9 - V_A}{3}\) - Cabang Kiri (Arus \(I_3\) keluar dari simpul A):
Hambatan total: \(R_{\text{kiri}} = 2\ \Omega + 4\ \Omega = 6\ \Omega\)
Persamaan arus: \(I_3 = \frac{V_A - 6}{6}\)
2. Menghitung Potensial di Titik A (\(V_A\) )
Berdasarkan Hukum I Kirchhoff pada simpul A, jumlah arus yang masuk sama dengan jumlah arus yang keluar:
Substitusikan persamaan kuat arus dari masing-masing cabang:
Kalikan seluruh ruas persamaan dengan angka 6 untuk menghilangkan penyebut:
3. Substitusi Nilai Menentukan Nilai Arus Listrik
Masukkan nilai \(V_A = 9\text{ V}\) ke dalam masing-masing rumus arus di langkah pertama:
-
Kuat Arus \(I_1\):
\[I_1 = \frac{12 - 9}{6} = \frac{3}{6} = 0,5\text{ A}\]
-
Kuat Arus \(I_2\):
\[I_2 = \frac{9 - 9}{3} = \frac{0}{3} = 0\text{ A}\]
-
Kuat Arus \(I_3\):
\[I_3 = \frac{9 - 6}{6} = \frac{3}{6} = 0,5\text{ A}\]
Soal 26: Tegangan pada Hambatan (Loop Majemuk)
Perhatikan diagram rangkaian listrik pada gambar 26. Besar tegangan antara kedua ujung hambatan $30\ \Omega$ adalah...
Pembahasan Menghitung Tegangan Hambatan 30 Ω
Hasil Akhir:
Tegangan antara kedua ujung hambatan \(30\ \Omega\) adalah \(\frac{90}{79}\text{ V}\) atau sekitar \(1,14\text{ V}\).
1. Menentukan Persamaan Loop I (Loop Atas)
Berdasarkan arah panah pada gambar, kedua loop diasumsikan bergerak berlawanan arah jarum jam (counter-clockwise).
Misalkan kuat arus pada Loop I adalah \(I_1\) dan pada Loop II adalah \(I_2\). Hambatan \(5\ \Omega\) di tengah dilewati oleh kedua arus dengan arah yang sama (dari kiri ke kanan).
Menggunakan Hukum II Kirchhoff (\(\sum \varepsilon + \sum I \cdot R = 0\)) pada Loop I:
*(\(\varepsilon_1 = 9\text{ V}\) bernilai positif karena loop menemui kutub negatif ke positif, sedangkan \(\varepsilon_2 = 6\text{ V}\) bernilai negatif karena loop menemui kutub positif ke negatif).*
2. Menentukan Persamaan Loop II (Loop Bawah)
Menggunakan Hukum II Kirchhoff pada Loop II:
*(\(\varepsilon_3 = 12\text{ V}\) bernilai positif karena loop menemui kutub negatif ke positif).*
3. Eliminasi & Substitusi untuk Mencari Arus \(I_1\)
Karena hambatan \(30\ \Omega\) berada di cabang atas, hambatan tersebut hanya dilewati oleh arus \(I_1\).
Kalikan Persamaan 2 dengan 14 agar koefisien \(I_1\) sama dengan Persamaan 1:
Kurangkan dengan Persamaan 1:
Substitusikan nilai \(I_2\) kembali ke Persamaan 1 untuk mendapatkan nilai \(I_1\):
4. Menghitung Tegangan pada Hambatan 30 Ω
Menggunakan Hukum Ohm (\(V = I \cdot R\)), besar tegangan (nilai mutlak) pada hambatan \(30\ \Omega\) adalah:
Soal 27: Beda Potensial antara Dua Titik
Dari rangkaian listrik tiga cabang paralel pada gambar 27, besar beda potensial antara titik A dan B ($V_{AB}$) adalah...
Pembahasan Menghitung Beda Potensial VAB
Hasil Akhir:
Beda potensial antara titik A dan B (\(V_{AB}\)) adalah \(1\text{ V}\).
1. Identifikasi Komponen Rangkaian
Misalkan titik B bertindak sebagai ground dengan nilai potensial \(V_B = 0\text{ V}\), maka besar beda potensial \(V_{AB}\) akan sama dengan nilai potensial di titik A (\(V_A\)).
- Cabang Atas (1): \(\varepsilon_1 = 6\text{ V}\), \(r_1 = 1\ \Omega\), \(R_1 = 29\ \Omega \rightarrow R_{\text{total1}} = 29 + 1 = 30\ \Omega\)
- Cabang Tengah (2): Tidak ada baterai, \(R_2 = 10\ \Omega \rightarrow R_{\text{total2}} = 10\ \Omega\)
- Cabang Bawah (3): \(\varepsilon_3 = 6\text{ V}\), \(r_3 = 1\ \Omega\), \(R_3 = 14\ \Omega \rightarrow R_{\text{total3}} = 14 + 1 = 15\ \Omega\)
2. Analisis Arah Kutub Baterai terhadap Simpul A
- Pada cabang atas, jika bergerak dari A ke B, kita melewati kutub positif (+) lalu negatif (-), sehingga potensial baterai bernilai positif terhadap arah luar simpul (\(V_A - 6\)).
- Pada cabang bawah, jika bergerak dari A ke B, kita melewati kutub negatif (-) lalu positif (+), sehingga potensial baterai bernilai negatif terhadap arah luar simpul (\(V_A - (-6)\) atau \(V_A + 6\)).
3. Perhitungan Potensial Simpul A (\(V_A\))
Berdasarkan Hukum I Kirchhoff pada simpul A (\(\sum I = 0\)):
Sederhanakan persamaan dengan menyamakan penyebut menjadi 30:
Hilangkan penyebut dan gabungkan suku yang sejenis:
4. Menentukan Besar Beda Potensial \(V_{AB}\)
Beda potensial dihitung dari nilai mutlak selisih tegangan antara kedua titik:
Soal 28: Teori Hukum Kirchhoff
Pernyataan berikut yang paling tepat mengenai Hukum Pertama dan Kedua Kirchhoff adalah...
Hukum I Kirchhoff (Arus): Berdasarkan hukum kekekalan muatan listrik, menyatakan bahwa jumlah kuat arus yang masuk ke suatu titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik tersebut ($\Sigma I_{\text{masuk}} = \Sigma I_{\text{keluar}}$).
Hukum II Kirchhoff (Tegangan): Berdasarkan hukum kekekalan energi, menyatakan bahwa di dalam suatu rangkaian tertutup (loop), jumlah aljabar gaya gerak listrik ($E$) dengan penurunan tegangan ($I \cdot R$) sama dengan nol ($\Sigma E + \Sigma I \cdot R = 0$).
Soal 29: Aplikasi Listrik Dinamis
Berikut ini yang merupakan contoh pemanfaatan aplikasi listrik dinamis dalam kehidupan sehari-hari adalah...
Pilihan A, B, D, dan E merupakan fenomena dan aplikasi dari listrik statis (muatan listrik diam/tidak mengalir secara kontinu).
Pilihan C (mengisi baterai HP, menyalakan lampu) membutuhkan aliran muatan listrik secara terus-menerus melalui konduktor, yang merupakan prinsip dasar listrik dinamis.
Soal 30: Energi Listrik pada Hambatan
Perhatikan gambar rangkaian listrik pada gambar. Jika sakelar S ditutup selama 10 menit, energi listrik yang timbul pada hambatan $R_3$ adalah...
Pembahasan Rangkaian Listrik Majemuk
Hasil Akhir:
Kuat arus yang melewati \(R_3\) adalah \(\frac{19}{14}\text{ A}\) atau sekitar \(1,36\text{ A}\).
Energi listrik yang timbul pada \(R_3\) selama 10 menit adalah \(\frac{270750}{49}\text{ J}\) atau sekitar \(5525,51\text{ J}\).
1. Identifikasi Komponen Rangkaian
- Cabang Kiri (1): \(\varepsilon_1 = 9\text{ V}\), \(r_1 = 1\ \Omega\), \(R_1 = 5\ \Omega \rightarrow R_{\text{total1}} = 5 + 1 = 6\ \Omega\)
- Cabang Tengah (2): \(\varepsilon_2 = 3\text{ V}\), \(r_2 = 1\ \Omega\), \(R_2 = 3\ \Omega \rightarrow R_{\text{total2}} = 3 + 1 = 4\ \Omega\)
- Cabang Kanan (3): \(\varepsilon_3 = 6\text{ V}\), \(r_3 = 1\ \Omega\), \(R_3 = 5\ \Omega \rightarrow R_{\text{total3}} = 5 + 1 = 6\ \Omega\)
- Waktu (\(t\)): \(10\text{ menit} = 10 \times 60 = 600\text{ sekon}\)
2. Menghitung Kuat Arus pada \(R_3\) (Metode Tegangan Simpul / KCL)
Misalkan titik simpul bagian bawah di antara \(R_1\) dan \(R_2\) sebagai ground (\(0\text{ V}\)), dan titik simpul bagian atas sebagai \(V_T\).
Berdasarkan Hukum I Kirchhoff, jumlah arus yang keluar dari simpul atas (\(V_T\)) sama dengan nol:
Tuliskan persamaan arus untuk masing-masing cabang:
*(Catatan: Nilai \(-6\text{ V}\) pada cabang kanan karena arah baterai \(\varepsilon_3\) menurunkan potensial jika bergerak ke arah kanan dari ground).*
Sederhanakan persamaan untuk mencari nilai \(V_T\):
Setelah mendapatkan tegangan simpul \(V_T\), hitung kuat arus \(I_3\) yang melewati hambatan \(R_3\):
3. Menghitung Energi Listrik pada \(R_3\)
Energi listrik (\(W\)) yang timbul pada hambatan \(R_3\) dihitung menggunakan rumus:
SOAL 1 sampai 20 KLIK DISINI ....







Komentar