Kapasitor dan penerapan
Kapasitor
Fisika SMA — Pengertian Kapasitor, Komponen, Jenis, Kapasitas, Energi, Rangkaian Seri & Paralel, dan Soal Literasi
Daftar Isi
A. Pengertian Kapasitor
"Saat kalian mematikan kipas angin di rumah dengan menekan tombol OFF atau mencabut kabelnya dari colokan listrik, apakah baling-baling kipas tersebut langsung berhenti berputar seketika? "
Pertanyaan Apersepsi
- Mengapa baling-balingnya masih berputar pelan selama beberapa detik lalu melambat secara bertahap hingga benar-benar mati, padahal aliran listrik utama dari PLN sudah diputus?
📖 LIHAT JAWABAN
✖ Tutup Jawaban
- Komponen itu adalah kapasitor. Kapasitor bertindak sebagai penyimpan cadangan energi jangka pendek. Ketika sumber listrik eksternal dicabut, kapasitor akan mengalirkan muatan listrik terakhirnya ke komponen elektronik (seperti dinamo kipas atau lampu LED), sehingga alat tersebut mati secara perlahan dan halus, bukan mati secara kasar atau mendadak yang bisa merusak komponen sensitif.
Definisi Kapasitor
"Kapasitor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik sementara. Seperti baterai kecil yang dapat mengisi dan melepaskan muatan dengan cepat. Kapasitor digunakan dalam berbagai perangkat elektronik, dari kamera hingga komputer."
Kapasitor memiliki komponen listrik pasif yang terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrik (isolator).
"Kapasitor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik sementara. Seperti baterai kecil yang dapat mengisi dan melepaskan muatan dengan cepat. Kapasitor digunakan dalam berbagai perangkat elektronik, dari kamera hingga komputer."
Kapasitor memiliki komponen listrik pasif yang terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrik (isolator).
Fungsi Kapasitor:
- Penyimpan muatan listrik sementara
- Filter dalam rangkaian listrik
- Penyimpan energi untuk flash kamera
- Koreksi faktor daya pada motor listrik
- Start motor pada AC dan kipas angin
B. Komponen Penyusun Kapasitor
1. Dua Konduktor / Keping
Dua pelat logam (konduktor) yang berlawanan muatan.
Biasanya terbuat dari aluminium atau tembaga.
Biasanya terbuat dari aluminium atau tembaga.
2. Bahan Dielektrik
Bahan isolator yang memisahkan kedua konduktor.
Contoh: udara, keramik, kertas, mika, plastik.
Contoh: udara, keramik, kertas, mika, plastik.
3. Kaki / Terminal
Dua terminal untuk menghubungkan kapasitor ke rangkaian.
Terminal positif dan negatif (untuk kapasitor polar).
Terminal positif dan negatif (untuk kapasitor polar).
C. Jenis-jenis Kapasitor dan Penerapan dalam Teknologi
Kapasitor Keramik
Dielektrik dari keramik, nilai kapasitansi kecil (pF - nF).
Penerapan: Rangkaian osilator, filter RF, sirkuit resonansi
Penerapan: Rangkaian osilator, filter RF, sirkuit resonansi
Kapasitor Film
Dielektrik dari plastik film, nilai menengah (nF - µF).
Penerapan: Power supply, filter audio, crossover speaker
Penerapan: Power supply, filter audio, crossover speaker
Kapasitor Elektrolit
Dielektrik dari oksida logam, nilai besar (µF - mF), polar.
Penerapan: Power supply, filter penyearah, audio amplifier
Penerapan: Power supply, filter penyearah, audio amplifier
Kapasitor Tantalum
Kapasitas besar dalam ukuran kecil, polar.
Penerapan: Perangkat portabel, ponsel, laptop
Penerapan: Perangkat portabel, ponsel, laptop
Kapasitor Variabel
Nilai kapasitansi dapat diubah dengan memutar poros.
Penerapan: Radio tuner, pemancar radio
Penerapan: Radio tuner, pemancar radio
Kapasitor Chip (SMD)
Kapasitor kecil untuk PCB modern.
Penerapan: Smartphone, komputer, perangkat IoT
Penerapan: Smartphone, komputer, perangkat IoT
D. Kapasitas Kapasitor
Kapasitas (C):
Kapasitas kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan.
Kapasitas kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan.
\[
C = \frac{Q}{V}
\]
- \(C\) = kapasitas kapasitor (Farad / F)
- \(Q\) = muatan yang tersimpan (Coulomb / C)
- \(V\) = beda potensial (Volt / V)
Kapasitor Hampa Udara
\[
C_0 = \varepsilon_0 \times \frac{A}{d}
\]
- \(\varepsilon_0 = 8,85 \times 10^{-12}\) C²/N·m²
- \(A\) = luas penampang keping (m²)
- \(d\) = jarak antar keping (m)
Kapasitor Berisi Bahan Dielektrik
\[
C = \kappa \times C_0
\]
\[
C = \kappa \times \varepsilon_0 \times \frac{A}{d}
\]
- \(\kappa\) = konstanta dielektrik bahan
Konstanta Dielektrik Beberapa Bahan:
| Udara | 1,0006 |
| Kertas | 2 - 3 |
| Keramik | 5 - 100 |
| Mika | 6 - 8 |
| Air | 80 |
| Barium Titanat | 1.000 - 10.000 |
Kapasitas Kapasitor Keping Sejajar
Panduan Praktikum Virtual
A. Judul
Kapasitas Kapasitor Keping Sejajar
B. Tujuan
- Menentukan kapasitas kapasitor keping sejajar melalui simulasi virtual.
- Menganalisis pengaruh jarak dan luas keping terhadap kapasitansi.
- Membandingkan nilai kapasitansi praktik dengan teori serta menghitung kesalahan relatif.
C. Alat dan Bahan
- Komputer / Handphone
- Alat tulis
- Aplikasi praktikum virtual: Capacitor Lab Basics
D. Langkah Kerja
- Buka simulasi Capacitor Lab Basics melalui tautan di atas.
- Pilih tab "Capacitance" dan pastikan mode "Plate" aktif.
- Atur luas keping (area) dan jarak antar keping (plate separation) sesuai variasi percobaan.
- Catat nilai kapasitansi (C) yang ditampilkan oleh alat virtual.
- Ulangi langkah 3-4 untuk 5 kali percobaan dengan variasi jarak/area.
- Hitung medan listrik (E) dan kapasitansi teori, bandingkan dengan hasil praktik.
E. Hasil Praktikum
Tabel data percobaan (5 kali)
| Percobaan | Luas (m²) | Jarak (m) | C praktik (F) |
|---|---|---|---|
| 1 | 0.10 | 0.005 | 1.77e-10 |
| 2 | 0.12 | 0.004 | 2.66e-10 |
| 3 | 0.15 | 0.006 | 2.21e-10 |
| 4 | 0.20 | 0.008 | 2.21e-10 |
| 5 | 0.25 | 0.010 | 2.21e-10 |
Data simulasi diambil dari PhET
F. Perhitungan dan Pembahasan
Rumus medan listrik (E) dan kapasitansi teori:
C = ε₀ · A / d | ε₀ = 8.85 × 10⁻¹² F/m
E = V / d (medan listrik, asumsi V konstan)
E = V / d (medan listrik, asumsi V konstan)
Penyebab Kesalahan Relatif:
- Pembulatan nilai konstanta dan pengukuran pada simulasi.
- Ketidaktepatan dalam pengaturan jarak dan luas (human error).
- Pengaruh medan pinggir (edge effect) yang diabaikan dalam teori.
G. Kesimpulan
Kapasitansi kapasitor keping sejajar berbanding lurus dengan luas keping dan berbanding terbalik dengan jarak antar keping.
Hasil praktikum mendekati teori dengan kesalahan relatif rata-rata < 5%, sehingga simulasi PhET layak digunakan.
Contoh Praktikum:
Pada percobaan 1 (A=0.10 m², d=0.005 m) diperoleh C praktik = 1.77×10⁻¹⁰ F,
sedangkan C teori = 8.85×10⁻¹² × 0.10/0.005 = 1.77×10⁻¹⁰ F.
Kesalahan relatif 0%. Data lain menunjukkan deviasi kecil karena pembulatan.
E. Energi Kapasitor
Energi Kapasitor:
Energi yang tersimpan dalam kapasitor dalam bentuk medan listrik.
Energi yang tersimpan dalam kapasitor dalam bentuk medan listrik.
\[
E = \frac{1}{2} \times C \times V^2
\]
\[
E = \frac{1}{2} \times Q \times V
\]
\[
E = \frac{1}{2} \times \frac{Q^2}{C}
\]
- \(E\) = energi (Joule / J)
- \(C\) = kapasitas (F)
- \(V\) = beda potensial (V)
- \(Q\) = muatan (C)
Aplikasi Energi Kapasitor:
- Flash Kamera → mengosongkan energi dalam waktu singkat
- Defibrillator → menyimpan energi untuk kejutan jantung
- Power Supply → menyimpan energi untuk menstabilkan tegangan
F. Rangkaian Kapasitor Seri dan Paralel
Rangkaian Seri
\[
\frac{1}{C_{total}} = \frac{1}{C_1} + \frac{1}{C_2} + \frac{1}{C_3} + ...
\]
Untuk 2 kapasitor: \[ C_{total} = \frac{C_1 \times C_2}{C_1 + C_2} \]
Karakteristik:
Untuk 2 kapasitor: \[ C_{total} = \frac{C_1 \times C_2}{C_1 + C_2} \]
Karakteristik:
- Muatan sama: \(Q_1 = Q_2 = Q\)
- V total = \(V_1 + V_2\)
- \(C_{total} < C_{terkecil}\)
Rangkaian Paralel
\[
C_{total} = C_1 + C_2 + C_3 + ...
\]
Karakteristik:
Karakteristik:
- Tegangan sama: \(V_1 = V_2 = V_3 = V\)
- Q total = \(Q_1 + Q_2\ + Q_3\)
- \(C_{total} > C_{terbesar}\)
Perbandingan Seri dan Paralel:
- Seri: \(C_{total}\) lebih kecil dari kapasitor terkecil
- Paralel: \(C_{total}\) lebih besar dari kapasitor terbesar
- Paralel digunakan untuk menambah kapasitas
- Seri digunakan untuk menurunkan kapasitas dan menaikkan tegangan kerja
G. Contoh Soal Literasi
Literasi:
Soal-soal berikut disajikan dalam bentuk cerita kehidupan sehari-hari untuk melatih kemampuan literasi sains dan penerapan konsep kapasitor dalam kehidupan nyata.
Soal-soal berikut disajikan dalam bentuk cerita kehidupan sehari-hari untuk melatih kemampuan literasi sains dan penerapan konsep kapasitor dalam kehidupan nyata.
L1 Pengertian Kapasitor
Apa yang dimaksud dengan kapasitor? Jelaskan fungsi utama kapasitor dalam rangkaian listrik!
✅ Jawaban Benar: Kapasitor adalah komponen listrik yang berfungsi menyimpan muatan listrik sementara.
Kapasitor terdiri dari dua keping konduktor yang dipisahkan oleh bahan isolator (dielektrik). Fungsi utamanya adalah
menyimpan energi listrik dalam bentuk medan listrik.
L2 Kapasitas Kapasitor
Jelaskan apa yang dimaksud dengan kapasitas kapasitor! Bagaimana hubungan antara kapasitas kapasitor dengan
muatan dan tegangan?
✅ Jawaban Benar: Kapasitas kapasitor (C) adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan listrik,
dinyatakan dalam Farad (F). Hubungannya: C = Q/V, dimana Q adalah muatan dan V adalah tegangan. Kapasitas berbanding
lurus dengan muatan dan berbanding terbalik dengan tegangan.
L3 Macam-macam Kapasitor
Sebutkan beberapa jenis kapasitor berdasarkan bahan dielektriknya! Berikan contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari!
✅ Jawaban Benar: Jenis kapasitor berdasarkan dielektrik: kapasitor kertas, kapasitor keramik,
kapasitor mika, kapasitor elektrolit, dan kapasitor polyester. Penggunaan: pada power supply (kapasitor elektrolit),
pada rangkaian tuning radio (kapasitor keramik), dan pada kamera flash (kapasitor elektrolit).
L4 Manfaat Kapasitor
Sebutkan 5 manfaat kapasitor dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri!
✅ Jawaban Benar: Manfaat kapasitor: 1) Menyimpan energi listrik (pada kamera flash), 2) Penyaring
(filter) pada catu daya, 3) Kopling (menghubungkan rangkaian AC tanpa DC), 4) Timing pada rangkaian osilator,
5) Koreksi faktor daya pada industri.
H. Latihan Soal Interaktif
Kerjakan soal-soal berikut dengan mengisi kotak jawaban,
lalu klik Cek Jawaban untuk mengetahui kebenarannya!
Panduan Menambahkan Soal Baru & Gambar:
1. Menambahkan Gambar:
Ganti URL gambar pada tag
Ganti URL gambar pada tag
<img src="URL_GAMBAR_ANDA" alt="Deskripsi Gambar">
2. Menambahkan Soal Baru:
Copy blok
Copy blok
<div class="soal-interaktif" id="soalX">, ganti X dengan nomor soal,
dan tambahkan fungsi JavaScript sesuai pola.
Skor Anda
0 / 19
1 Kapasitas Kapasitor
Sebuah kapasitor memiliki muatan 12 μC dan tegangan 6 V. Berapakah kapasitas kapasitor tersebut?
(Isikan angkanya saja, contoh: 2)
✅ Jawaban: 2 μF
C = Q/V = 12 μC / 6 V = 2 μF
C = Q/V = 12 μC / 6 V = 2 μF
2 Proses Pengisian Kapasitor
Sebuah kapasitor 4 μF dihubungkan dengan baterai 12 V. Berapa besar muatan yang tersimpan pada kapasitor?
(Isikan angkanya saja, contoh: 48)
✅ Jawaban: 48 μC
Q = C × V = 4 μF × 12 V = 48 μC
Q = C × V = 4 μF × 12 V = 48 μC
3 Kapasitor Keping Sejajar
Sebuah kapasitor keping sejajar memiliki luas keping 0,01 m² dan jarak antar keping 0,002 m. Jika ε₀ = 8,85 × 10⁻¹² C²/Nm²,
berapakah kapasitas kapasitor tersebut? (Isikan angkanya saja, contoh: 4.43 × 10⁻¹¹ → tulis 4.43)
✅ Jawaban: 4,43 × 10⁻¹¹ F
C = ε₀ × A / d = 8,85×10⁻¹² × 0,01 / 0,002 = 4,43 × 10⁻¹¹ F
C = ε₀ × A / d = 8,85×10⁻¹² × 0,01 / 0,002 = 4,43 × 10⁻¹¹ F
4 Kapasitor Berisi Bahan Dielektrik
Sebuah kapasitor keping sejajar dengan luas 0,02 m² dan jarak 0,001 m. Di antara keping disisipi bahan dengan
konstanta dielektrik K = 4. Jika ε₀ = 8,85 × 10⁻¹² C²/Nm², berapakah kapasitas kapasitor?
(Isikan angkanya saja, contoh: 7.08 × 10⁻¹⁰ → tulis 7.08)
✅ Jawaban: 7,08 × 10⁻¹⁰ F
C = K × ε₀ × A / d = 4 × 8,85×10⁻¹² × 0,02 / 0,001 = 7,08 × 10⁻¹⁰ F
C = K × ε₀ × A / d = 4 × 8,85×10⁻¹² × 0,02 / 0,001 = 7,08 × 10⁻¹⁰ F
5 Konstanta Dielektrik
Sebuah kapasitor dengan kapasitas 5 μF di udara. Jika di antara kepingnya diisi bahan dielektrik, kapasitasnya
menjadi 20 μF. Berapakah konstanta dielektrik bahan tersebut? (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban: 4
K = C₁/C₀ = 20/5 = 4
K = C₁/C₀ = 20/5 = 4
6 Perubahan Jarak Keping
Sebuah kapasitor keping sejajar memiliki kapasitas C. Jika jarak kedua keping diubah menjadi ½ kali semula,
berapakah kapasitas kapasitor yang baru? (Isikan dalam bentuk pecahan, contoh: 2C)
✅ Jawaban: 2C
C = ε₀ × A / d, jika d menjadi ½d, maka C' = ε₀ × A / (½d) = 2C
C = ε₀ × A / d, jika d menjadi ½d, maka C' = ε₀ × A / (½d) = 2C
7 Energi Kapasitor
Sebuah kapasitor 10 μF dihubungkan dengan tegangan 100 V. Berapakah energi yang tersimpan dalam kapasitor?
(Isikan angkanya saja, contoh: 0.05)
✅ Jawaban: 0,05 J
W = ½ × C × V² = ½ × 10×10⁻⁶ × 100² = 0,05 J
W = ½ × C × V² = ½ × 10×10⁻⁶ × 100² = 0,05 J
8 Kapasitor Seri
Tiga kapasitor C₁ = 3 μF, C₂ = 6 μF, dan C₃ = 9 μF dirangkai seri. Berapakah kapasitas pengganti totalnya?
(Isikan angkanya saja, contoh: 1.64)
✅ Jawaban: 1,64 μF
1/Cₛ = 1/3 + 1/6 + 1/9 = 6/18 + 3/18 + 2/18 = 11/18
Cₛ = 18/11 = 1,64 μF
1/Cₛ = 1/3 + 1/6 + 1/9 = 6/18 + 3/18 + 2/18 = 11/18
Cₛ = 18/11 = 1,64 μF
9 Kapasitor Paralel
Tiga kapasitor C₁ = 2 μF, C₂ = 4 μF, dan C₃ = 6 μF dirangkai paralel. Berapakah kapasitas pengganti totalnya?
(Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban: 12 μF
Cₚ = C₁ + C₂ + C₃ = 2 + 4 + 6 = 12 μF
Cₚ = C₁ + C₂ + C₃ = 2 + 4 + 6 = 12 μF
10 Rangkaian Campuran Kapasitor
Tiga kapasitor C₁ = 4 μF, C₂ = 6 μF dirangkai seri, kemudian diparalel dengan C₃ = 10 μF.
Berapakah kapasitas pengganti total? (Isikan angkanya saja, contoh: 12.4)
✅ Jawaban: 12,4 μF
1/Cₛ = 1/4 + 1/6 = 3/12 + 2/12 = 5/12 → Cₛ = 12/5 = 2,4 μF
Cₜₒₜₐₗ = Cₛ + C₃ = 2,4 + 10 = 12,4 μF
1/Cₛ = 1/4 + 1/6 = 3/12 + 2/12 = 5/12 → Cₛ = 12/5 = 2,4 μF
Cₜₒₜₐₗ = Cₛ + C₃ = 2,4 + 10 = 12,4 μF
11 Muatan Kapasitor Seri
Dua kapasitor C₁ = 3 μF dan C₂ = 6 μF dirangkai seri dengan tegangan total 9 V. Tentukan:
a) Kapasitas total (Isikan angkanya saja)
b) Muatan total (Isikan angkanya saja)
c) Muatan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
d) Muatan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
a) Kapasitas total (Isikan angkanya saja)
b) Muatan total (Isikan angkanya saja)
c) Muatan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
d) Muatan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban:
a) 1/Cₛ = 1/3 + 1/6 = 2/6 + 1/6 = 3/6 → Cₛ = 2 μF
b) Qₜₒₜₐₗ = Cₛ × V = 2 × 9 = 18 μC
c) Q₁ = Qₜₒₜₐₗ = 18 μC (seri)
d) Q₂ = Qₜₒₜₐₗ = 18 μC (seri)
a) 1/Cₛ = 1/3 + 1/6 = 2/6 + 1/6 = 3/6 → Cₛ = 2 μF
b) Qₜₒₜₐₗ = Cₛ × V = 2 × 9 = 18 μC
c) Q₁ = Qₜₒₜₐₗ = 18 μC (seri)
d) Q₂ = Qₜₒₜₐₗ = 18 μC (seri)
12 Muatan Kapasitor Paralel
Dua kapasitor C₁ = 3 μF dan C₂ = 6 μF dirangkai paralel dengan tegangan 9 V. Tentukan:
a) Muatan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Muatan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
c) Muatan total (Isikan angkanya saja)
a) Muatan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Muatan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
c) Muatan total (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban:
a) Q₁ = C₁ × V = 3 × 9 = 27 μC
b) Q₂ = C₂ × V = 6 × 9 = 54 μC
c) Qₜₒₜₐₗ = Q₁ + Q₂ = 27 + 54 = 81 μC
a) Q₁ = C₁ × V = 3 × 9 = 27 μC
b) Q₂ = C₂ × V = 6 × 9 = 54 μC
c) Qₜₒₜₐₗ = Q₁ + Q₂ = 27 + 54 = 81 μC
13 Tegangan Kapasitor Seri
Dua kapasitor C₁ = 2 μF dan C₂ = 4 μF dirangkai seri dengan tegangan total 12 V. Tentukan:
a) Tegangan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Tegangan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
a) Tegangan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Tegangan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban:
Cₛ = (2×4)/(2+4) = 8/6 = 4/3 μF
Q = Cₛ × V = (4/3) × 12 = 16 μC
a) V₁ = Q/C₁ = 16/2 = 8 V
b) V₂ = Q/C₂ = 16/4 = 4 V
Cₛ = (2×4)/(2+4) = 8/6 = 4/3 μF
Q = Cₛ × V = (4/3) × 12 = 16 μC
a) V₁ = Q/C₁ = 16/2 = 8 V
b) V₂ = Q/C₂ = 16/4 = 4 V
14 Tegangan Kapasitor Paralel
Dua kapasitor C₁ = 3 μF dan C₂ = 5 μF dirangkai paralel dengan tegangan 10 V. Tentukan:
a) Tegangan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Tegangan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
a) Tegangan pada C₁ (Isikan angkanya saja)
b) Tegangan pada C₂ (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban:
a) V₁ = 10 V (paralel, tegangan sama)
b) V₂ = 10 V (paralel, tegangan sama)
a) V₁ = 10 V (paralel, tegangan sama)
b) V₂ = 10 V (paralel, tegangan sama)
15 Kapasitor Diputus dan Diparalel
Kapasitor 20 μF dihubungkan dengan tegangan 1000 V. Selanjutnya sumber tegangan diputus dan kapasitor tersebut
dihubungkan paralel ke kapasitor 5 μF yang belum bermuatan. Tentukan:
a) Muatan total (Isikan angkanya saja, contoh: 20000)
b) Beda potensial setiap kapasitor (Isikan angkanya saja, contoh: 800)
c) Energi yang hilang pada kapasitor 20 μF (Isikan angkanya saja, contoh: 2)
a) Muatan total (Isikan angkanya saja, contoh: 20000)
b) Beda potensial setiap kapasitor (Isikan angkanya saja, contoh: 800)
c) Energi yang hilang pada kapasitor 20 μF (Isikan angkanya saja, contoh: 2)
✅ Jawaban:
a) Qₜₒₜₐₗ = C₁ × V₁ = 20 × 1000 = 20000 μC
b) V = Qₜₒₜₐₗ / (C₁ + C₂) = 20000 / 25 = 800 V
c) Energi awal = ½ × 20×10⁻⁶ × 1000² = 10 J
Energi akhir = ½ × 25×10⁻⁶ × 800² = 8 J
Energi hilang = 10 - 8 = 2 J
a) Qₜₒₜₐₗ = C₁ × V₁ = 20 × 1000 = 20000 μC
b) V = Qₜₒₜₐₗ / (C₁ + C₂) = 20000 / 25 = 800 V
c) Energi awal = ½ × 20×10⁻⁶ × 1000² = 10 J
Energi akhir = ½ × 25×10⁻⁶ × 800² = 8 J
Energi hilang = 10 - 8 = 2 J
16 Tegangan Kapasitor Paralel
Dua kapasitor C₁ = 3 μF dan C₂ = 5 μF dirangkai paralel dengan tegangan 10 V. Tentukan:
Kapasitas pengganti (Isikan angkanya saja)
Kapasitas pengganti (Isikan angkanya saja)
✅ Jawaban:
C tot = 8 μF
C tot = 8 μF










Komentar