Kapasitor

1. Kapasitor

Kapasitor adalah komponen listrik yang digunakan untukmenyimpan muatan listrik.

Secara prinsip, kapasitor terdiridari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (disebut juga bahan dielektrik). Kedua konduktor itu diberi muatan sama besar, tetapi berlawanan tanda (yang satu bermuatan +, lainnya bermuatan −).

Kemampuan kapasitor menyimpan muatan dinyatakan oleh besaran kapasitas (kapasitansi) yang umumnya diukur dalam satuan mikrofarad (μF) satau pikofarad (pF).

1 μF = 10-6 F
1pF = 10-6 F

Beberapa penggunaan kapasitor dalam berbagai fungsi kapasitor dalam berbagai rangkaian listrik adalah sebagai berikut.
- untuk memilih frekuensi pada radio penerima;
- sebagai filter dalam catu daya (power supply);
- untuk menghilangkan bunga api pada sistem pengapian mobil;
- sebagai penyimpan energi dalam rangkaian penyala elektronik.

Kapasitor terdiri dari berbagai bentuk, ukuran, dan jenis disesuaikan dengan penggunaannya dalam praktek. Berikut ini dibahas tiga jenis kapasitor yang sering digunakan dalam praktek, yaitu kapasitor kertas, kapasitor elektrolit, dan kapasitor variabel.

a. Kapasitor Kertas Kapasitor kerta terdiri dari dua lembar kertas timah panjang yang berfungsi sebagai pelat-pelat konduktor. Kertas timah ini digulung pada sebuah silinder yang diantaranya diberi penyekat kertas. Jadi, kertas berfungsi sebagai bahan penyekat di antara kedua pelat. Kapasitor jenis ini memiliki kapasitansi sebesar 0,1 .

b. Kapasitor Elektrolit Kapasitor elektrolit terdiri dari dua lembar kertas aluminium (sebagai pelat konduktor) dan aluminium oksida yang diproses secara kimia sebagai bahan penyekat. Satu pelat konduktor diberi tanda + dan pelat ini harus diberi muatan positif. Apabila diberi muatan negatif maka bahan penyekatnya akan rusak. Kapasitor jenis ini memiliki kapasitas paling tinggi (sampai 100.000 pF).

c. Kapasitor Variabel Kapasitor variabel digunakan untuk memilih frekuensi gelombang pada radio penerima. Kapasitor ini memiliki dua kumpulan pelat-pelat logam pararel (sebagai pelat konduktor) yang dipisahkan oleh udara (udara sebagai bahan penyekat). Kumpulan pelat yang satu ditahan tetap (agar tidak dapat bergerak) dan kumpulan pelat lainnya dapat diputar sehingga nilai kapasitansinya dapat berubah. Nilai maksimum kapasitansinya sampai dengan 0,0005 μF (500 pF)



2. Kapasitas Kapasitor

CONTOH

Terdapat empat jenis muatan, yaitu P, Q, R, dan S. Muatan P tarik-menarik dengan muatan Q, tetapi tolak-menolak dengan muatan R. Muatan R tarik-menarik dengan muatan S. Tentukan jenis muatan P, Q, dan R, jika S bermuatan negatif.

Jawab:

Penyelesaian:

3. Energi Kapasitor

CONTOH

Terdapat empat jenis muatan, yaitu P, Q, R, dan S. Muatan P tarik-menarik dengan muatan Q, tetapi tolak-menolak dengan muatan R. Muatan R tarik-menarik dengan muatan S. Tentukan jenis muatan P, Q, dan R, jika S bermuatan negatif.

Jawab:

Penyelesaian:

4. Susunan Kapasitor

CONTOH

Terdapat empat jenis muatan, yaitu P, Q, R, dan S. Muatan P tarik-menarik dengan muatan Q, tetapi tolak-menolak dengan muatan R. Muatan R tarik-menarik dengan muatan S. Tentukan jenis muatan P, Q, dan R, jika S bermuatan negatif.

Jawab:

Penyelesaian:

LATIHAN SOAL
Ada empat buah muatan listrik A, B, C, dan D. Muatan A menarik B, B menolak C, dan C menarik D. Jika D bermuatan positif, tentukan jenis muatan listrik lainnya.
(jawab positif atau negatif)